Minggu, 29 Juli 2018

Kembang

Kepada Laila Ayu

Aduhai manis, tumbuh depan mata dibingkai senja
Kelopakmu rekah goda menanya,
Bisa ada banyu menumbuh tangkai, sedang
Kaktus enggan membawa duri di sana

Kau dan tanahmu semerbak menusuk-hirup yang tajam
Di bawah ranum bija
Lebah mengheran, mahkota mekar atas lebak
Saban kali mendekat hinggap di tepian kelopak
Pandangku melekat tak sebelum jatuh rapuh daunmu
Tinggal kering, di hamparan lempung

Dicari nampakmu warna-warni
Indah yang menggema di angan mengajak bercinta
Aku telah habis daya, mencinta uap diam tertata

Kemana perginya harum bunga
Untuk setiap titi ku akui paras anggun cahyanya
Hingga peluh langit jatuh, ku nanti tumbuhmu lagi
Namun bila warnamu jingga dalam lindung surya
Aku nak jaga di luar sana
Sampai ada mendung menaung
Aku pasti datang lagi

Bawa cahya mentari sisa senja kemarin hari

Cintamulya, Juni 2018
Poetry had written by Imam Khoironi 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar