Cintamulya, 03 Agustus 2017
Suratku Untuk Pertiwi
Indonesia tanah
air beta, pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak
dulu kala, tetap di puja-puja bangsa
Di sana tempat
lahir beta, dibuai dibesarkan bunda
Tempat
berlindung di hari tua, tempat akhir menutup mata
Sungguh indah
tanah air beta, tiada bandingnya di dunia
Karya indah
Tuhan Maha Kuasa, bagi bangsa yang memujaNya
Indonesia ibu
pertiwi, kau puja kau kukasihi
Tenagaku bahkan
pun jiwaku
Kepadamu rela
kuberi
Kepada : Ibu
Pertiwi
Surat
ini dibuat untukmu, negeriku Indonesia. kini usiamu telah mencapai 72 tahun, 72
tahun
sudah engkau merdeka, 19 tahun kau merasakan indahnya reformasi. Tulisan ini dibuat oleh anakmu wahai bunda Pertiwi, yang belum mampu menjadi anak bangsa yang baik. Maafkan kami bunda, karena kami terlalu banyak meminta dan tak ada habis-habisnya untuk meminta lagi, lagi dan lagi, yang sering kali lupa untuk berbagi. Sedangkan engkau selalu memberi kami naungan kasihmu yang tak pernah putus. Cintamu murni tiada terbagi.
sudah engkau merdeka, 19 tahun kau merasakan indahnya reformasi. Tulisan ini dibuat oleh anakmu wahai bunda Pertiwi, yang belum mampu menjadi anak bangsa yang baik. Maafkan kami bunda, karena kami terlalu banyak meminta dan tak ada habis-habisnya untuk meminta lagi, lagi dan lagi, yang sering kali lupa untuk berbagi. Sedangkan engkau selalu memberi kami naungan kasihmu yang tak pernah putus. Cintamu murni tiada terbagi.
Lebih
dari 17.504 pulau mu, dengan luas perairan 93.000 km2 serta panjang pantai
sekitar 81.000 km2 atau sekitar 25% panjang pantai dunia. Lebih dari 740 suku
bangsa, 583 bahasa dan dialek dari 67
bahasa induk, 18% dari total kekayaan terumbu karang di dunia dan masih banyak
lagi. Apa lagi yang harus diragukan!.
Ketika
aku ditanya seberapa bangga aku padamu?. Akan aku jawab dengan tegas bahwa “aku
sangat bangga padamu”. karena kau adalah bagian hidupku begitu pula aku adalah
bagian hidupmu. Engkau adalah negeri yang kaya, kau paru-paru dunia yang
memiliki beragam suku, budaya, dan kekayaan alam lainnya. Engkau bagaikan surga
yang terpendam.
Dimana ada kelebihan, pasti ada
kekuranangan, tiada yang sempurna kecuali sang pencipta. Disisi kelebihanmu,
kau diuji dengan para kaum munafik dunia, pinokio jahat yakni koruptor, mereka
telah menjadikan 48% dari rakyatmu miskin. Lalu sumber daya alammu dikelola
oleh para manusia tak bertanggung jawab, serta terciptanyan penjahat-penjahat
yang memprsulit birokrasi saudara sendiri.
Aku
yakin ini adalah ujian bagi anak-anak bangsamu untuk menyelesaikan
masalah-masalah itu, menjadikanmu unggul dibanding negara lain. Kau butuh kami,
tentu engkau membutuhkan kami. Anak bangsa yang memiliki cita-cita luhur dan
percaya bahwa akan mampu menjadikan Indonesia yang lebih indah.
Ibu pertiwi, kaulah sebaik-baiknya
tanah air, kaulah sebaik-baiknya negara, kaulah sebaik-baiknya guru. Pantaslah
seharusnya kau dicintai, singkirkan perpecahan dan kriminalistas di negeri ini,
karena Indonesia adalah satu. Pantaslah gelar “Ibu Pertiwi” kau sandang. Kau diusik
tapi tetap sabar dan tak membalas, kami melecehkanmu tapi kau memberi kami
kasih sayang. Begitu besar kasih sayangmu yang tak pernah putus. Tak peduli
apapun yang diperlakukan padamu, semoga engkau menjadi tempat yang lebih
dihargai, lebih tingggi dan lebih mulia, Amin. Kun fayakun. Dirgahayu
Indonesiaku…merdekaa.
Salam hanagat dan cinta dari anak bangsa


Pntas jika bersndang sertifikat, diksi mumpuni dgn daya pikat, mnlis jjur dri sdut pndang trlihat..
BalasHapusSlmt ya, blog'y mju trus.. Amien..!!!
terimakasih.. mudah2an dapat bermanfaat..
BalasHapus